Diketahui, groundbreaking Seksi I Tol Padang-Pekanbaru dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 9 Februari lalu. Jalan tol ini rencananya terbagi ke dalam beberapa seksi.
Kendati groundbreaking telah dilaksanakan, namun pembangunan proyek ini baru saja dimulai. Sebab, Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) sendiri baru ditandatangani oleh PT Hutama Karya (Persero), selaku BUMN karya yang ditunjuk pemerintah untuk menggarap ruas Tol Trans Sumatera pada Juli 2018.
Penandatanganan PPJT tersebut menjadi tanda dimulainya pekerjaan awal. Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo, menargetkan, proyek ini dapat selesai pada 2025, dengan satu catatan pembebasan lahan dapat selesai seluruhnya paling lambat pada Desember 2021.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut pembangunan proyek Tol Padang-Pekanbaru mangkrak. Hal itu didasarkan pada baru terealisasinya pekerjaan sepanjang 200 hingga 300 meter.
Diketahui, groundbreaking Seksi I Tol Padang-Pekanbaru dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 9 Februari lalu. Jalan tol ini rencananya terbagi ke dalam beberapa seksi.
Kendati groundbreaking telah dilaksanakan, namun pembangunan proyek ini baru saja dimulai. Sebab, Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) sendiri baru ditandatangani oleh PT Hutama Karya (Persero), selaku BUMN karya yang ditunjuk pemerintah untuk menggarap ruas Tol Trans Sumatera pada Juli 2018.
Penandatanganan PPJT tersebut menjadi tanda dimulainya pekerjaan awal. Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo, menargetkan, proyek ini dapat selesai pada 2025, dengan satu catatan pembebasan lahan dapat selesai seluruhnya paling lambat pada Desember 2021.
Meninjau pmbgn tol "mangkrak" Padang-Pakanbaru 244 km.Stlh 10 bln baru 200-300m sj. Pdhal groudbreaking olh Presiden. pic.twitter.com/ih46FXt0UO� Fadli Zon (@fadlizon) September 29, 2018
sumber isi berita:


0 comments
Post a Comment